Gara-gara Pergaulan Bebas, Wanita Ini Mengalami Hal Aneh di Perutnya

Gara-gara Pergaulan Bebas, Wanita Ini Mengalami Hal Aneh di Perutnya

175

Gara-gara-Pergaulan-Bebas-Wanita-Ini-Mengalami-Hal-Aneh-di-Perutnya-700x393

Remaja masa kini memang rentan dengan pergaulan bebas.

Akibatnya banyak remaja wanita yang hamil di usia sangat muda, bahkan saat masih duduk di bangku sekolah.

Parahnya lagi, tak sedikit pula wanita yang tertular HIV/AIDS, kanker, atau penyakit menular lainnya akibat sering berganti pasangan.

Bahkan Inggris telah terbukti berada di daftar negara mengalami banyak kasus kanker ovarium dan HIV.

Seperti yang dialami seorang gadis yang merupakan penduduk Inggris, Ellie Tylor-Davis.

Ketika sedang berhubungan in**m dengan pacarnya, ia merasakan sesuatu yang tidak biasa bergerak di dalam dirinya.

Dikutip dari laman Wittyfeed, setelah diperiksakan ke dokter, ia benar-benar terkejut dengan hasil yang disampaikan.

Sebelumnya, setiap kali berhubungan in**m dengan kekasihnya, Ellie mengalami sesuatu yang abnormal bergerak di bagian bawah perutnya.

Dia melihat sensasi yang tidak pernah ia alami sebelumnya saat pergi ke toilet.

Awalnya ia berpikir itu itu seperti sembelit.

Namun ketidaknyamannya terus terasa hingga akhirnya ia memutuskan untuk mengunjungi dokter kandungan.

Sehingga untuk mendapatkan kontrasepsi sebuah kumparan dimasukkan.

Namun, dokter kemudian terkejut melihat bahwa ia membawa tumor berbentuk alien di tubuhnya.

Berdasarkan hasil scanning ultrasound, diketahui bahwa tumor itu memiliki ukuran 16 cm.

Tumor itu berada pada ovarium di dalam perutnya, dan kondisi itu jelas sangat merugikan organ internalnya.

Akhirnya, massa mematikan yang abnormal telah dihapus oleh ahli bedah tanpa pergi untuk radioterapi.

Dia aman dan remisi sekarang dan dia telah berani berbagi pengalamannya dengan kami.

Dia sangat mengalahkan kanker dan dia pergi untuk pemeriksaan biasa setiap tahun.

Memar di perut

Pasangan suami istri, Guillermina dan Fernando merasa sangat bahagia ketika tahu mereka akan dikaruniai anak pertama mereka.

Dikutip dari laman Wittyfeed, sejak awal kehamilannya Guillermina sempat merasakan beberapa keanehan pada perutnya.

Hamil

Entah kenapa setiap hari perutnya semakin membesar dengan sangat cepat, tidak seperti wanita hamil pada umumnya.

Tak hanya itu, ia juga menemukan memar berwarna biru dan ungu di beberapa bagian perutnya.

Dokter yang menanganinya, Dr Tracy Manuck mengatakan, bahwa setiap bayi dari seorang wanita akan memberikan beberapa potensi penyakit.

Kondisi itu juga meningkatkan komplikasi seperti diabetes, solusio plasenta, tekanan darah tinggi dan semuanya.

Setelah dokter memeriksa kandungannya, betapa terkejutnya ia ketika menemukan bayi kembar lima di dalam perut wanita tersebut.

Ternyata hal itulah yang membuat perut wanita itu tampak jauh lebih besar dibanding wanita hamil lainnya.

 

Di Amerika Serikat, kasus memiliki anak kembar lima ini sangat jarang, kurang dari 10 set bahkan.

Nah, kisah wanita ini bisa dibilang merupakan kisah supermom, disebut supermom karena kisahnya sangat berbeda.

Dikatakan bahwa supermom ini belajar dari terapi ultrasound bahwa mereka tidak memiliki satu atau dua bayi tetapi lima, dan setelah pengalamannya mendapat lebih luar biasa karena kehamilan bombshell- ini.

Dokter pun cukup terkejut melihat ketenangan dan ketegaran sang ibu, meskipun kondisi kehamilannya tidak biasa.

Karena setiap bayi tambahan yang dibawa seorang wanita bisa meningkatkan berbagai komplikasi.

Nah, komplikasi ini dikalikan dengan 5 menjadi sama dengan komplikasi yang dihadapi oleh supermom ini.

Meski Guillermina menghadapi tekanan darah tinggi dan masalah lainnya tapi dia tidak mengeluh sekali.

Pun ketika bagian perutnya mengalami memar, ia tetap dalam keadaan normal dan baik-baik saja.

Pada Tahun 2013, Guillermina menyampaikan kabar gembira mengenai bayi kembar limanya itu.

Ia melahirkan 3 anak perempuan dan dua anak laki-laki yang masing-masing diberin nama Esmeralda, Fatima, Marissa, Fernando, dan Yordania.

Guillermina mengandung kelima bayinya itu selama 311/2 minggu, atau 7 minggu lebih singkat dari kehamilan tunggal.

Semua bayinya dinyatakan selamat dan tumbuh bahagia.

 

Comment

SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY